Selamat datang di forum ngapak.
anda segara terhubung dengan komunitas masyarakat banyumas.


 
RegisterPortalLog inHome
PASANG BANNER ATAU IKLAN ANDA DISINI. HARGA MULAI Rp. 100 Ribu Per Bulan. Hubungi Admin. EMAIL: ngapakforum@gmail.com

Share | 
 

 Makam Mbah Priok Bukan Makam Biasa

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
milaneto
Warga Baru
Warga Baru
avatar

Posts : 11
Reputation : 2
Join date : 2010-03-26

PostSubject: Makam Mbah Priok Bukan Makam Biasa   Sun Apr 18, 2010 11:13 am

Makam Mbah Priok adalah potongan histori Jakarta. Dalam perkembangan zaman, di sekitar makam berdiri aneka bangunan, termasuk bangunan tanpa izin.Lantas siapa Mbah Priok? Mbah Priok terkait erat dengan sejarah kota Jakarta dan perkembangan Islam di Jawa. Nama daerah Tanjung Priok yang kita kenal sekarang ini, lahir dari kisah hidup Mbah Priok.

Mbah Priok adalah nama lain dari Habib Hasan bin Muhammad Al Haddad. Habib Hasan adalah penyebar Islam di Jakarta Utara pada abad ke-18. Ulama ini meninggal pada tahun 1756 karena kapalnya terkena badai di laut utara Jakarta.



Saat Habib Hasan dimakamkan, batu nisannya adalah dayung patah dan periuk nasi milik Habib Hasan. Di makam itu juga ditanam Bunga Tanjung. Kemudian, dari makam ini lahirlah nama Tanjung Priok yang merujuk pada bunga Tanjung dan periuk nasi di makam ulama ini.

Dahulu, makam asli Mbah Priok ada di kawasan Pondok Dayung. Makam ini lalu dipindahkan ke lokasi yang ada sekarang. Seiring waktu berjalan, kawasan di sekitar makam Mbah Priok, tumbuh menjadi kawasan pelabuhan terpadu Tanjung Priok.

Hingga saat ini, makam Mbah Priok menjadi salah satu tempat ziarah di Jakarta. Para peziarah datang dari berbagai wilayah di Indonesia.

Makam ulama ini, kini berada di dekat Terminal Peti Kemas (TPK) Koja, Jakarta Utara.Selain makam, ada juga beberapa perumahan milik warga.Karena wilayah ini dekat dengan pelabuhan, mulailah timbul perselisihan dengan warga dan ahli waris makam dengan pengelola pelabuhan. "Wajar jika umat mempertahankan tempat, karena ini merupakan syiar Islam dan tempat sejarah," kata pengacara ahli waris Mbah Priok, Suhendri Hasan, Rabu (14/4/2010) pagi.

Sementara Pemprov membantah akan menggusur makam. "Kami sama sekali tidak akan membongkar makam Mbah Priok, bahkan menyentuh pun tidak. Justru nanti luasnya akan kita tambah, yang sekarang 20 meter persegi menjadi 100 meter persegi," ujar Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Pemprov DKI Cucu Ahmad Kurnia kepada detikcom.

Pemprov menyatakan bahwa yang akan digusur adalah bangunan tanpa izin di sekitar makam, yang menurutnya, merupakan lahan PT Pelindo II. Perundingan antara warga dan Pemprov DKI Jakarta, tidak pernah mendapatkan titik temu. Perselisihan ini berujung pada rusuh yang meletus hari ini.
Back to top Go down
 

Makam Mbah Priok Bukan Makam Biasa

View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
 :: Nasionalisme :: Indonesia Dalam Berita-